Home > News > Polisi Turki Memecah Protes Kebanggaan Gay Di Istanbul

Polisi Turki Memecah Protes Kebanggaan Gay Di Istanbul

Polisi Turki Memecah Protes Kebanggaan Gay Di Istanbul

 

Polisi Turki telah menggagalkan upaya para aktivis kebanggaan gay untuk mengadakan parade di Istanbul karena menentang sebuah larangan resmi dari pemerintah setempat.

 

 

Polisi menembakkan peluru karet pada sekelompok sekitar 40 aktivis di kota terbesar di negara itu, seorang wartawan AFP melaporkan, sehari setelah kantor gubernur kota melarang pawai tersebut dengan alasan keamanan dan ketertiban umum. Kelompok kecil berkumpul di Taksim Square namun saksi mengatakan bahwa kehadiran polisi yang berat jumlahnya melebihi jumlah aktivis, dan setidaknya ada empat orang yang ditahan. Ini adalah tahun ketiga berturut-turut bahwa pawai telah dilarang, dan panitia mengecam langkah tersebut. Kami tidak takut, kami di sini, kami tidak akan berubah, kata komite Pride dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu. anda takut, Anda akan berubah dan Anda akan terbiasa dengan hal itu.

Kami di sini lagi untuk menunjukkan bahwa kita akan berjuang dengan tekad untuk kebanggaan kita. Dalam salah satu acara LGBT terbesar di wilayah mayoritas Muslim, parade Gay Pride 2014 di Istanbul menarik puluhan ribu orang. Tahun lalu, dengan kota yang di tepi jalan setelah pemboman disalahkan pada negara Islam dan militan Kurdi, panitia dilarang diijinkan berbaris. Polisi anti huru hara menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan pemrotes yang menentang pelarangan tersebut. Sebelas aktivis diadili di Istanbul minggu ini karena menentang larangan tahun lalu di jalan raya Pride, tapi mereka semua dibebaskan.

Tahun ini, parade bertepatan dengan hari pertama Idul Fitri, festival menandai akhir bulan puasa suci Ramadhan. Pihak berwenang kota melarang pawai tersebut setelah mendapat ancaman dari kelompok sayap kanan dan konservatif. Kritikus menuduh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang telah mengawal Islamisasi yang merayap sejak dia berkuasa, pertama sebagai perdana menteri pada tahun 2003 dan kemudian menjadi presiden pada tahun 2014. Dia telah berulang kali membuat marah para aktivis dengan komentar konservatif tentang seks dan keluarga berencana, namun pada umumnya menghindari komentar secara terbuka mengenai isu-isu gay.

Check Also

Strategi Dan Tips Bermain Di Agen Poker Terpercaya

Strategi Dan Tips Bermain Di Agen Poker Terpercaya

STRATEGI DAN TIPS BERMAIN AGAR MENANG DI AGEN POKER TERPERCAYA Strategi dan Tips Bermain Di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *